Pengobatan Malaria Dengan Nanoteknologi

Pendahuluan: Mengenal Penyakit Malaria

ScienceDaily- Malaria adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh parasir yang menyerang sel daarah merah pada manusia. Berbagai metode telah dikembangkan untuk mengobati dan mencegah serangan penyakit ini. Contoh metode pencegahan serangan malaria yang telah dikembangkan adalah dengan menggunakan vaksin yang memblokir daur hidup parasit malaria. malaria juga dapat dicegah dengan meminum pil kina sebelum masuk kedaerah yang sering dilaporkan kejadian serangan penyakit yang ditransmisikan nyamuk tersebut. Sampai saat ini, pengobatan bagi penderita malaria belum ditemukan. Harapan ditemukannya pengobatan malaria tersebut mulai muncul dari laporan ilmuan Universitas Basel dan Swiss.

pengobatan malaria dengan nanoteknologi
After maturation, malaria parasites (yellow) are leaving an infected red blood cell and are efficiently blocked by nanomimics (blue).

 Pengobatan Malaria dengan Nanoteknologi

Dengan memanfaatkan teknologi nano, ilmuwan dari kedua universitas terkemuka eropa tersebut mengembangkan metode yang menipu parasit malaria. Dengan mengembangkan semacam gelembung nanopartikel yang memiliki reseptor membran sel inang,  Plasmodium falciparum yang keluar dari sel darah merah yang lisis tertipu dan kantung nano partikel tersebut akan dikenal sebagai sel darah merah baru oleh sang parasit sehingga siklus infeksi malaria akan terputus.

Pengobatan malaria dengan menggunakan nanoteknologi ini menyebabkan sel Plasmodium terpapar langsung pada sistem imun dan kekebalan tubuh kita sendiri yang akan menyerang dan memusnahkan parasit tersebut dari tubuh. Adrian Najer, Author utama dari penelitian ini menyatakan bahwa di masa depan, teknologi ini diharapkan menjadi alternatif yang efektif dari pengembangan pengobatan serta vaksinasi penyakit infeksi, terutama untuk patogen yang menyerang dengan mengenali reseptor spesifik pada membran sel inangnya.