Teknologi Komputer Baru Percepat Pengobatan Leukemia

Pengobatan leukemia yang biasa dilakukan dengan menggunakan kemoterapi dan obat leukemia berbahan herbal yang banyak dianjurkan terapis alternatif membutuhkan waktu yang lama untuk menyembuhkan kanker.

Teknologi Komputer Baru Percepat Pengobatan Leukemia- Dengan memanfaatkan teknologi computer imaging terbaru, ilmuwan dari University of Cambridge mengklaim bahwa pengembangan pengobatan leukemia dapat dipercepat dengan studi terhadap perkembangan diferensiasi darah yang berhasil mereka lakukan.

Simulasi komputer yang dikembangkan tersebut mampu menggambarkan secara detail perkembangan sel darah, dengan teknologi canggih dari Badan Riset Microsoft, tim ilmuwan tersebut mengklaim bahwa proses perkembangan dan mutasi gen dalam sel darah yang mengarah ke perkembangan sel darah putih normal menjadi sel darah berbahaya yakni leukemia dapat diketahui dengan cepat.

Perkembangan metode pengobatan leukemia dapat diakselerasi berkat analisa dan simulasi perkembangan darah dan aktifitas 49 gen dari lebih 3,900 selprogenitor darah, sel yang berkembang menjadi sel-sel darah yakni sel darah merah, putih dan keping darah.

Dari simulasi tersebut ditemukan bahwa gen yang bertanggung jawab terhadap munculnya gejala dan tanda leukemia adalah beberapa variasi dari gen RUNX1, yang ditemukan pada beberapa penderita leukemia. Pengobatan leukemia yang manjur mungkin dikembangkan dari fakta tersebut, dengan membuat obat yang mampu mengontrol faulted gene tersebut.

Prof. Gottgens, salah satu kepala peneliti tersebut menyatakan bahwa dengan memanfaatkan simulasi perkembangan sel darah yang cepat, pemilihan metode mujarab pengobatan kanker darah atau leukemia akan mudah dilakukan. ‘Model simulasi yang Kami kembangkan mereduksi kemungkinan kegagalan dan mempercepat penemuan metode pengobatan leukemia terbaru dan efektif’ Tegas Prof. Gottgens saat diwawancarai.

Pustaka Kutipan

University of Cambridge. “Computer model of blood development could speed up search for new leukemia drugs.” ScienceDaily. ScienceDaily, 9 February 2015. <www.sciencedaily.com/releases/2015/02/150209113212.htm>.

Victoria Moignard, Steven Woodhouse, Laleh Haghverdi, Andrew J Lilly, Yosuke Tanaka, Adam C Wilkinson, Florian Buettner, Iain C Macaulay, Wajid Jawaid, Evangelia Diamanti, Shin-Ichi Nishikawa, Nir Piterman, Valerie Kouskoff, Fabian J Theis, Jasmin Fisher, Berthold Göttgens. Decoding the regulatory network of early blood development from single-cell gene expression measurements.Nature Biotechnology, 2015; DOI: 10.1038/nbt.3154

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *