Pemanfaatan Enzim Sebagai Terapi Kanker

Pemanfaatan Enzim Sebagai Terapi Kanker

Enzim adalah protein yang memiliki kemampuan untuk mengkatalis reaksi fisiologis dalam makhluk hidup. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, terutama bioteknologi, enzim telah banyak dimanfaatkan dalam kehidupan seperti pada bidang industri makanan dan industri kertas. Namun, tak hanya dimanfaatkan dalam industri saja, enzim memiliki potensi besar sebagai agen terapi kanker.
Terapi kanker dengan enzim dewasa ini telah dibuktikan efektif dalam mengobati beberapa jenis kanker. Contohnya adalah enzim asparaginase yang digunakan secara luas sebagai agen kemoterapi ALL (Acute lyphoblastic lymphoma) dan granulocytic leukaemia. Asparaginase sendiri mampu mendeplesi (menghilangkan) kandungan asam amino asparagin yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker, namun tidak membahayakan jaringan sehat karena asam amino tersebut tidak bersifat esensial bagi manusia.
Terapi enzim kanker dengan enzim lain yang mulai berkembanga adalah ADEPT atau Antibody-directed Enzyme Prodrug Therapy (Pengobatan dengan menggunakan enzim yang mampu mengaktifkan calon zat anti-kanker dalam tubuh). Dalam metode pengobatan ini, calon anti-kanker disuntikkan dalam bentuk non-aktif (pro-drug) , kemudian, enzim akan mengkatalis perubahan zat pro-drug tersebut menjadi bentuk aktif yang efektif membunuh kanker.
Metode yang sama dengan terapi kanker dengan enzim diatas adalah GDEPT atau gene-directed pro-drug therapy, jika diterjemahkan menjadi terapi kanker dengan aktivasi gen penghasil enzim yang dapat mengkatalis pro-drug menjadi anti kanker yang fungsional. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *