Lupakan Robocop, Ada Bio-robot Seukuran Bakteri Yang Sedang Dikembangkan!

Pada tahun 2014 lalu, dunia perfilman dibuai oleh kecanggihan CGI dari film remake, Robocop. Dimana Alex Murphy seorang detektif terpaksa merelakan tubuhnya (hanya menyisakan sebelah tangan, paru-paru, jantung, dan bagian kepala) untuk bertransformasi menjadi manusia robot canggih, RoboCop. Tapi lupakan fiksi ilmiah tersebut! Ilmuwan dari University of Illinois, Chicago, telah mengembangkan bio-robot berukuran mikroskopis dari sebuah chip bernama graphene quantum dots dan sebutir spora bakteri!

Teknologi bio-robot berbasis bakteri dan chip nano tersebut dikembangkan berkat kecanggihan penelitian nanoteknologi masakini. Dengan menggunakan chip sensor kelembaban elektronik yang dibuat berdasarkan teknologi nano, ilmuwan UIC berhasil menggabungkan spora bakteri yang merepresentasikan makhluk hidup dengan chip graphene quantum dots yang berfungsi menjadi sensor kelembaban elektronik,  sebagai representator benda mati menjadi bio-robot yang disebut NERD atau Nano-Electro-Robotic Device.

NERD dibuat dengan meletakkan chip graphene quantum tersebut di salah satu permukaan spora bakteri, dan menanamkan elektroda chip pada permukaan yang lain.Chip bio-robot tersebut diletakkan sedemikian rupa karena berhubungan dengan mekanisme tiny bio-robot tersebut.

Proses atau mekanisme sensori dari biorobot tersebut terpicu apabila kelembaban disekitar spora bakteri turun dan menyebabkan ukurannya menyusut (mengkerut). Pengkerutan tersebut mengakibatkan terjadinya kontak antara chip graphene dan dinding spora yang memicu adanya perubahan konduktivitas yang mengaktifkan sensor chip.