HIV AIDS: Pengetahuan Dasar, Pengobatan dan Observasi Terbaru

Di dunia kesehatan maupun ilmu pengetahuan, virus HIV dan Penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) atau lebih dikenal dengan HIV AIDS adalah salah satu objek yang melegenda.

Bagaimana tidak?

Serangan HIV AIDS belum dapat diobati secara total saat ini. Pengobatan HIV AIDS yang ada hanya sebatas meminimalisir serangan virus mematikan tersebut pada sistem imun dan meningkatkan harapan hidup penderitanya.

Satu-satunya cara agar virus ini tidak menghantui hidup Kita adalah dengan mengenal dan mencegah serangan virus HIV.

Silahkan baca section per section artikel ini untuk mengenal lebih lanjut HIV dan Penyakit AIDS yang disebabkannya!

Bonus download jurnal penelitian virus HIV terbaru dan terakreditasi Internasional disini dalam format PDF!

Pengetahuan Dasar:Apakah HIV AIDS ITU?

Pengenalan HIV

HIV sendiri adalah sejenis virus. HIV merupakan singkatan (akronim) dari”

H: Human (Menunjukkan bahwa virus ini menginfeksi manusia ‘human’)

I: Immunodeficiency: Serangan virus HIV dapat mengakibatkan menurunnya kinerja sistem imun

Virus:  Sejenis agen pembawa penyakit yang tak dapat hidup dan mereplikasi dirinya kecuali dalam sel hidup [Klik artikel ini untuk mempelajari virus: Wikipedia Virus]

Jadi dapat disimpulkan bahwa HIV adalah virus yang menyerang manusia dan menyebabkan penurunan sistem pertahanan manusia akan serangan penyakit.

Cara Infeksi dan Penularan Virus HIV

Anda tidak dapat terjangkit HIV dari minuman, dudukan toilet, dan melakukan kontak dengan penderita.

Mengapa?

Karena HIV menular melalui cairan tubuh penderita AIDS seperti beberapa kasus berikut:

  • Cairan tubuh seperti semen (air mani) dan cairan vagina. Hingga mereka yang memiliki kebiasaan melakukan seks bebas atau tanpa menggunakan alat kontrasepsi akan beresiko tertular HIV/AIDS dari pasangannya.
  • Melalui darah seperti kasus penularan melalui transfusi darah atau dari jarum suntik yang mengandung cairan tubuh penderita, dan digunakan berulang. Hingga pada pecandu narkoba yang menggunakan jarum suntik bergantian, memiliki resiko besar, terinfeksi AIDS
  •  Seorang Ibu penderita AIDS akan menularkan virus tersebut pada bayinya melalui kandungan atau melalui air susu yang disapihkan pada bayi Ibu penderita AIDS tersebut.

Untuk lebih jelasnya perhatikan bagan berikut!

transmisi penyebaran virus HIV AIDS
HIV AIDS ditransmisikan melalui cairan tubuh seperti darah, air main, cairan vagina dan air susu Ibu penderita AIDS

Virologi Virus HIV

Virus HIV sendiri adalah virus dari keluarga retrovirus, yakni virus yang umumnya bereplikasi dengan menggunakan reverse transcription, yakni dengan mengubah RNA sebagai materi genetik utama menjadi DNA pada sel inangnya.

Ciri-ciri utama virus HIV antara lain [Sumber: HIV AIDS, Oxford Journal]:

  1. Berbentuk bulat
  2. Berdiameter ± 120nm (< sel darah, > virus lain)
  3. Memiliki materi genetik RNA berantai tunggal
  4. Kapsulnya terdiri dari 2000 protein p24 dan beberapa senyawa lipid seperti fosfolipid yang diperoleh saat melisis sel inangnya
  5. Terdapat berbagai enzim seperti reverse transcriptase, protease, ribonuklease dan integrase pada RNA-nya untuk membantu proses infeksi HIV pada sel inang

Siklus Virus HIV AIDS Pada Sel Inang

Untuk memahami siklus virus HIV pada sel inangnya, yakni manusia, perhatikan gambar berikut!

Siklus infeksi virus HIV AIDS
Siklus infeksi virus HIV pada sel inangnya yakni sel limfosit T manusia (Image courtesy:http://sphweb.bumc.bu.edu)
  1. Pelekatan dan Fusi: Proses ini diawali dengan penempelan partikel virus HIV pada permukaan sel CD4 dengan banyuan CD4 receptor dan co-receptor. Keduanya berfungsi sebagai kunci dan gembok, setelah gembok terbuka oleh ‘kunci’ tersebut, virus berfusi dengan sel inang dan melepaskan materi genetiknya berupa RNA berantai tunggal pada sel CD4T.
  2. Transkripsi Berkebalikan: Karena materi genetik virus HIV adalah RNA, maka sebelum dapat direplikasi, materi genetik tersebut harus diubah menjadi materi genetik yang dapat direplikasi yakni DNA. Proses tersebut dibantu oleh enzim reverse transcriptase yang mengubah RNA virus menjadi DNA hingga dapat mulai disisipkan kedalam DNA inang.
  3. Integrasi DNA virus Ke DNA Inang:  DNA virus hasil transkripsi balik kemudian disisipkan kedalam materi genetik inang dalam nukleus sel CD4 dengan bantuan enzim integrase. Dalam waktu yang lama, virus tersebut akan mengalami dormasi dan inaktif dalam waktu yang lama.
  4. Transkripsi DNA Virus: Ketika sel CD4 inang memulai transkripsi DNA-nya, secara otomatis DNA virus juga ikut ter-transkripsi dan membentuk sendiri material virus berupa protein dan biomolekul lain untuk membentuk virus baru.
  5. Perakitan Virus: Setelah materi pembentuk virus lengkap, protease dari virus HIV akan memotong protein dan materi genetik-nya serta mulai merakit virus baru.
  6. Pembentukan Virus Utuh: Pada tahap terakhir ini, virus HIV akan keluar dari sel dan mengambil beberapa komponen membran sel dan menyempurnakan strukturalnya. Terutama reseptor yang membuat virus HIV dapat berikatan dengan reseptor pada sel CD4.

Bacaan lebih lanjut tentang siklus infeksi virus HIV [HIV Life Cycle.]

Beberapa Penelitian Terbaru Tentang HIV AIDS

Berikut beberapa penelitian terbaru pengobatan dan studi kasus yang berkaitan dengan HIV AIDS. Jurnal dapat Anda download gratis dalam bentuk pdf untuk Anda pelajari lebih lanjut.

  • Recent Progress in the Research of Small Molecule HIV-1 RNase H Inhibitors [pdf download]

  • An Integrated Map of HIV-Human Protein Complexes that Facilitate Viral Infection [pdf download]

  • Cell death by pyroptosis drives CD4 T-cell depletion in HIV-1 infection [pdf download]

  • Variants in Host Viral Replication Cycle Genes Are Associated With Heterosexual HIV-1 Acquisition in Africans [pdf download]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *