Apply Pinjaman Tunai di Kredivo, Ini Dia 4 Jaminan Keamanannya


https://lh5.googleusercontent.com/ScG1ghDAsafpUWeNmCExvrGlgj8zUqGjxsVGlZTuCfebGcYt2HrO8lA-pihCMex0Cmjs13yXeo6EUfWbXrRsqkAJgDCavsid3PJ93LYpP5nWUGM1CxMQhpEIGLOroaSArwlCErCn

Mau daftar akun dan ajukan pinjaman tunai di Kredivo, namun masih ragu dengan keamanannya? Ini terbilang hal yang cukup wajar mengingat belakangan berita populer soal fintech pinjaman tunai online, terutama yang ilegal, justru lebih ke arah yang negatif mulai dari suku bunga mencekik, cara penagihan yang kasar, hingga penyebaran data pribadi nasabah. 

Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui atau menguji kredibilitas sebuah fintech sebelum digunakan, termasuk Kredivo. Mulai dari mencari pengalaman orang yang pernah menggunakan sebelumnya lewat Google, melihat review atau ulasan pengguna dari Google Play Store atau App Store apabila fintech terkait menggunakan platform aplikasi dalam layanannya, mencoba membaca detail informasi pada situs atau aplikasinya, hingga mengecek izin fintech lewat situs OJK. 

Selain itu, secara garis besar, ada 4 jaminan keamanan yang diberikan Kredivo dalam layanannya untuk pengguna, antara lain: 

Diawasi oleh OJK dan bermitra resmi dengan BFI Finance

Sejak 21 Maret 2018, Kredivo resmi terdaftar di OJK sebagai sebuah fintech. Dikutip dari artikel berita di situs keuangan.kontan.co.id tanggal 27 Maret 2018, Kredivo bahkan merupakan produk pembayaran kredit digital pertama yang resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK berdasarkan Peraturan OJK No.77/POJK.01/2016 tentang penyelenggara jasa layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi. Dengan resmi terdaftar di OJK, secara otomatis menambah satu poin yang menguatkan bahwa layanan Kredivo aman untuk digunakan. 

Selain itu, dalam laman blog Kredivo, juga terdapat informasi resmi yang menyatakan bahwa Kredivo bermitra dengan BFI Finance dalam hal pembiayaan agar bisa menyediakan dan merilis produk kredit online yang berbasis aplikasi. BFI Finance sendiri adalah sebuah perusahaan multifinansial atau pembiayaan terbesar dan terkemuka di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1982 dan telah tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1990. 

Penerapan teknologi enkripsi data

Dalam aplikasinya, Kredivo menggunakan teknologi enkripsi data untuk menjamin bahwa data-data yang dimasukkan atau diunggah nasabah akan aman dan tidak bisa terbaca oleh pihak manapun selain Kredivo. Ketika kamu mendaftar Kredivo, kamu akan diberi dua opsi akun, yaitu Basic dan Premium. Untuk flow pendaftaran akun Basic antara lain meliputi pengunggahan foto KTP, selfie, dan pengisian form data diri saja. Sementara untuk flow pendaftaran akun Premium ada dua dokumen tambahan yang perlu disambungkan, yaitu akun internet banking sebagai bukti penghasilan dan juga akun e-commerce yang ada histori transaksinya sebagai bukti domisili. 

Perbedaan flow pendaftaran ini akan berpengaruh pada jumlah limit yang didapat dan juga fasilitas kredit yang bisa kamu nikmati. Akun Basic misalnya, limit kreditnya maksimal hanya sampai Rp 3 juta dan fasilitas kreditnya terbatas pada metode bayar dalam 30 hari tanpa bunga. Sementara untuk akun Premium, limit kredit yang bisa diberikan Kredivo maksimal mencapai Rp 30 juta. Limit ini dapat kamu gunakan untuk belanja online secara cicilan s.d 12 bulan di e-commerce ataupun merchant offline rekanan Kredivo hingga dicairkan menjadi pinjaman tunai. 

Sebagai yang awam di dunia fintech, tentu wajar apabila ada rasa was-was apabila kamu harus menyambungkan akun internet banking saat daftar Kredivo. Mengingat pada akun internet banking, segala transaksi bisa dilakukan termasuk juga melihat histori rekening. Tapi, karena ada teknologi enkripsi data, data akun internet banking kamu jelas terjamin keamanannya dan tentu saja hanya akan digunakan untuk kebutuhan analisa finansial dalam proses approval pendaftaran akun Kredivo-mu. 

Sistem OTP dan password untuk setiap transaksi

Untuk setiap transaksi yang kamu lakukan dengan Kredivo, baik cicilan ataupun pinjaman tunai, akan ada verifikasi berupa password akun yang perlu diinput serta kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor hp terdaftar. 

Khususnya pinjaman tunai, apabila kamu mengajukan pinjaman lewat fitur pinjaman mini atau jumbo di aplikasi Kredivo, kamu juga perlu mengisi ulang form yang terdiri atas jumlah pinjaman yang ingin diajukan, tujuan pinjaman, pilihan tenor, serta nomor rekening pribadi atas nama kamu sendiri yang sesuai dengan KTP atau identitas akun Kredivo-mu. Jadi, tidak perlu khawatir kalau akun atau limit kamu akan disalahgunakan. Yang terpenting, jaga selalu kerahasiaan password dan OTP. Jangan berikan dua informasi penting tersebut kepada siapa pun. 

Info kebijakan privasi dan kebijakan keamanan yang jelas

Kamu dapat dengan mudah menemukan informasi di situs resmi Kredivo, perihal kebijakan privasi dan kebijakan keamanan yang diterapkan Kredivo terkait layanannya. Secara singkat, pada kebijakan tersebut, Kredivo menjelaskan perihal sistem keamanan yang digunakan sekaligus menyatakan jaminan bahwa Kredivo tidak akan menyewakan, mendistribusikan, atau memperjualbelikan data-data pribadi nasabah ke pihak ketiga. Kecuali jika dibutuhkan oleh partner resmi Kredivo seperti BFI Finance. Jadi, berita perihal penagihan fintech yang menyebarkan data-data pribadi tidak berlaku pada semua fintech, ya. 

Sudah yakin untuk ajukan pinjaman dana tunai di Kredivo? Yuk daftar sekarang dan download aplikasinya secara gratis melalui Google Play Store atau App Store!

Apply Pinjaman Tunai di Kredivo, Ini Dia 4 Jaminan Keamanannya

https://lh5.googleusercontent.com/ScG1ghDAsafpUWeNmCExvrGlgj8zUqGjxsVGlZTuCfebGcYt2HrO8lA-pihCMex0Cmjs13yXeo6EUfWbXrRsqkAJgDCavsid3PJ93LYpP5nWUGM1CxMQhpEIGLOroaSArwlCErCn

Mau daftar akun dan ajukan pinjaman tunai di Kredivo, namun masih ragu dengan keamanannya? Ini terbilang hal yang cukup wajar mengingat belakangan berita populer soal fintech pinjaman tunai online, terutama yang ilegal, justru lebih ke arah yang negatif mulai dari suku bunga mencekik, cara penagihan yang kasar, hingga penyebaran data pribadi nasabah. 

Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui atau menguji kredibilitas sebuah fintech sebelum digunakan, termasuk Kredivo. Mulai dari mencari pengalaman orang yang pernah menggunakan sebelumnya lewat Google, melihat review atau ulasan pengguna dari Google Play Store atau App Store apabila fintech terkait menggunakan platform aplikasi dalam layanannya, mencoba membaca detail informasi pada situs atau aplikasinya, hingga mengecek izin fintech lewat situs OJK. 

Selain itu, secara garis besar, ada 4 jaminan keamanan yang diberikan Kredivo dalam layanannya untuk pengguna, antara lain: 

Diawasi oleh OJK dan bermitra resmi dengan BFI Finance

Sejak 21 Maret 2018, Kredivo resmi terdaftar di OJK sebagai sebuah fintech. Dikutip dari artikel berita di situs keuangan.kontan.co.id tanggal 27 Maret 2018, Kredivo bahkan merupakan produk pembayaran kredit digital pertama yang resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK berdasarkan Peraturan OJK No.77/POJK.01/2016 tentang penyelenggara jasa layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi. Dengan resmi terdaftar di OJK, secara otomatis menambah satu poin yang menguatkan bahwa layanan Kredivo aman untuk digunakan. 

Selain itu, dalam laman blog Kredivo, juga terdapat informasi resmi yang menyatakan bahwa Kredivo bermitra dengan BFI Finance dalam hal pembiayaan agar bisa menyediakan dan merilis produk kredit online yang berbasis aplikasi. BFI Finance sendiri adalah sebuah perusahaan multifinansial atau pembiayaan terbesar dan terkemuka di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1982 dan telah tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1990. 

Penerapan teknologi enkripsi data

Dalam aplikasinya, Kredivo menggunakan teknologi enkripsi data untuk menjamin bahwa data-data yang dimasukkan atau diunggah nasabah akan aman dan tidak bisa terbaca oleh pihak manapun selain Kredivo. Ketika kamu mendaftar Kredivo, kamu akan diberi dua opsi akun, yaitu Basic dan Premium. Untuk flow pendaftaran akun Basic antara lain meliputi pengunggahan foto KTP, selfie, dan pengisian form data diri saja. Sementara untuk flow pendaftaran akun Premium ada dua dokumen tambahan yang perlu disambungkan, yaitu akun internet banking sebagai bukti penghasilan dan juga akun e-commerce yang ada histori transaksinya sebagai bukti domisili. 

Perbedaan flow pendaftaran ini akan berpengaruh pada jumlah limit yang didapat dan juga fasilitas kredit yang bisa kamu nikmati. Akun Basic misalnya, limit kreditnya maksimal hanya sampai Rp 3 juta dan fasilitas kreditnya terbatas pada metode bayar dalam 30 hari tanpa bunga. Sementara untuk akun Premium, limit kredit yang bisa diberikan Kredivo maksimal mencapai Rp 30 juta. Limit ini dapat kamu gunakan untuk belanja online secara cicilan s.d 12 bulan di e-commerce ataupun merchant offline rekanan Kredivo hingga dicairkan menjadi pinjaman tunai. 

Sebagai yang awam di dunia fintech, tentu wajar apabila ada rasa was-was apabila kamu harus menyambungkan akun internet banking saat daftar Kredivo. Mengingat pada akun internet banking, segala transaksi bisa dilakukan termasuk juga melihat histori rekening. Tapi, karena ada teknologi enkripsi data, data akun internet banking kamu jelas terjamin keamanannya dan tentu saja hanya akan digunakan untuk kebutuhan analisa finansial dalam proses approval pendaftaran akun Kredivo-mu. 

Sistem OTP dan password untuk setiap transaksi

Untuk setiap transaksi yang kamu lakukan dengan Kredivo, baik cicilan ataupun pinjaman tunai, akan ada verifikasi berupa password akun yang perlu diinput serta kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor hp terdaftar. 

Khususnya pinjaman tunai, apabila kamu mengajukan pinjaman lewat fitur pinjaman mini atau jumbo di aplikasi Kredivo, kamu juga perlu mengisi ulang form yang terdiri atas jumlah pinjaman yang ingin diajukan, tujuan pinjaman, pilihan tenor, serta nomor rekening pribadi atas nama kamu sendiri yang sesuai dengan KTP atau identitas akun Kredivo-mu. Jadi, tidak perlu khawatir kalau akun atau limit kamu akan disalahgunakan. Yang terpenting, jaga selalu kerahasiaan password dan OTP. Jangan berikan dua informasi penting tersebut kepada siapa pun. 

Info kebijakan privasi dan kebijakan keamanan yang jelas

Kamu dapat dengan mudah menemukan informasi di situs resmi Kredivo, perihal kebijakan privasi dan kebijakan keamanan yang diterapkan Kredivo terkait layanannya. Secara singkat, pada kebijakan tersebut, Kredivo menjelaskan perihal sistem keamanan yang digunakan sekaligus menyatakan jaminan bahwa Kredivo tidak akan menyewakan, mendistribusikan, atau memperjualbelikan data-data pribadi nasabah ke pihak ketiga. Kecuali jika dibutuhkan oleh partner resmi Kredivo seperti BFI Finance. Jadi, berita perihal penagihan fintech yang menyebarkan data-data pribadi tidak berlaku pada semua fintech, ya. 

Sudah yakin untuk ajukan pinjaman dana tunai di Kredivo? Yuk daftar sekarang dan download aplikasinya secara gratis melalui Google Play Store atau App Store!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *